Article

Cara Merawat Genset :

1. Letakkan Genset pada tempat yang kering

Genset merupakan salah satu alat yang harus di rawat dalam hal peletakkannya, karena apabila Mesin Genset ini diletakan secara sembarangan, air, terik matahari dan lainnya dapat membuat genset cepat rusak, bahkan dapat mendatangkan sengatan listrik.

2. Jaga kebersihan Genset

Dengan memperhatikan kebersihan Genset, maka Generator Set yang anda miliki akan jauh lebih Optimal dan terlihat tetap Bagus. Bersihkan debu, kotoran, minyak, air yang menempel pada Genset, terutama di bagian Radiator Genset ini secara teratur, sehingga Genset tak akan mudah rusak.

3. Ganti Spare part Genset yang sudah Aus termakan Usia

Ketika sudah di gunakan dalam kurun waktu tertentu, dan ada Sparepart dari Genset ini yang sudah tidak bias bekerja secara optimal, maka gantilah Sparepart tersebut sebelum Komponen Genset lainnya ikut rusak dan tentu saja dapat membuat Genset mati secara keseluruhan jika tidak segera di atasi. Untuk mengetahui Komponen komponen Genset apa saja dan kapan waktu yang tepat untuk memeriksa atau mengganti Bagian tersebut, maka anda dapat mengetahuinya dengan membaca buku panduan yang tersedia ketika membeli Genset tersebut.

4. Pastikan ada sirkulasi udara yang baik.

Ketika Genset dioperasikan pada sebuah ruangan, maka pastikan ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik. Hal ini ditujukan untuk membuat Gas Buang dari pembakaran Genset yang ada dalam asap knalpot dari Genset tersebut dapat terbuang dengan baik. Dengan sirkulasi udara yang baik, selain dapat membuat pengguna lebih aman dari racun, juga dapat membuat Mesin Genset tidak gampang panas.

5. Pastikan pengoperasian Genset dengan benar.

Ketika hendak menggunakan Genset baik Genset Baru maupun Genset Bekas, maka pastikan anda benar benar tau bagaimana cara menggunakannya sehingga tidak akan terjadi hal hal yang tidak di inginkan dan terjadinya kerusakan pada Genset. Sebaiknya baca buku petunjuk Penggunaan Genset atau konsultasikan kepada Penjual Genset tempat Anda membeli Genset.

6. Segera matikan jika terjadi hal yang mengganjal.

Ketika anda sedang mengoperasikan Genset dan terjadi sesuatu yang tidak wajar ataiu tidak normal, contohnya seperti suara yang begitu kencang (lebih keras dari biasanya), atau juga getar yang terlalu kuat, maka segera matikan genset tersebut. Segera cek ulang kondisi Genset tersebut dalam kondisi Mati.

7. Perhatikan Kabel kabel instrument.

Pada bagian Genset terdapat kabel kabel yang harus di perhatikan, dan sangat perlu di rawat karena kabel kabel tersebut merupakan bagian dari perlengkapan penting dalam sebuah mesin Generator set itu sendiri.

8. Periksa bahan bakar

Yah, bahan bakar merupakan hal penting yang patut di perhatikan sebelum menggunakan Mesin Genset itu sendiri, karena dengan bahan bakar yang tidak mencukupi / tidak tepat, maka genset mudah rusak karena mengalami kekeringan.

9. Lakukan pemeriksaan Distilled Water pada bagian Battery

Pada battery tersedia distilled yang harus di isi ulang dalam kurun waktu tertentu, biasanya 2 hingga 3 tahun para pemilik di wajibkan untuk mengisi ulang Battery tersebut, jika tidak maka akan berpegaruh pada kinerja genset itu sendiri.

10. Cek Oli Mesin Genset secara berkala.

Oli Mesin Genset merupakan salah satu bagian Penting Genset. Lakukan pemeriksaan secara berkala , dan Gantilah Oli Mesin Genset apabila sudah mulai hitam / keruh, atau volume Oli yang sudah berkurang dibawah kadar normal. Sebaiknya Anda mengganti setiap 6 bulan sekali atau bila kondisi Oli sudah tidak normal.

11. Nyalakan Genset secara berkala meskipun tidak sedang digunakan.

Genset merupakan Perangkat Mekanik dan Elektronik, terdapat Mesin (Engine), Oli, dan perangkat Elektronik yang dapat rusak bila tidak digunakan dalam jangka waktu lama. Panaskan / Nyalakan Genset paling tidak 5-10 menit setiap 3 hari bila sedang tidak digunakan, Hal ini dilakukan untuk sirkulasi Pelumasan Oli Mesin dapat melumasi komponen penting Motor Genset.

Apa Itu Genset

Genset (generator set) diesel menghasilkan tenaga listrik dengan menggunakan alternator dan mesin diesel. Mesin ini menggunakan bahan bakar solar untuk beroperasi. Kekuatan mesin (disajikan sebagai RPM) ditransformasikan oleh alternator menjadi arus listrik yang dapat digunakan. Arus ini kemudian didistribusikan ke bangunan yang terhubung ke jaringan. Ini dapat termasuk rumah, bangunan komersial dan lokasi konstruksi. Karena akses ke tegangan sangat penting untuk rumah dan bisnis, generator diesel sering diandalkan untuk memberikan sumber yang dapat dipercaya kekuasaan. Di bawah ini, kami akan menjelaskan keadaan dimana generator ini digunakan dan beberapa keuntungan dari penggelaran mereka.

Generator diesel yang umum digunakan saat bekerja, rumah, atau bangunan tidak memiliki akses dengan sumber listrik. Misalnya, lokasi konstruksi kadang-kadang terletak di daerah di mana akses ke jaringan listrik tidak mungkin. Demikian pula, kapal transportasi memerlukan sumber energi diandalkan untuk navigasi dan sistem propulsi. Sebuah generator diesel dapat digunakan untuk menghasilkan tegangan yang diperlukan.

Di sisi lain, generator diesel juga digunakan untuk tujuan yang sama sebagai uninterruptible power supply (UPS). Artinya, jika jaringan listrik mengalami outage, generator dapat memberikan redundansi. Ini redundansi daya dapat menjadi kritis. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan operasi mereka, rumah sakit untuk mempertahankan penggunaan instrumen mereka dan bandara untuk menjaga integritas sistem. Setiap organisasi yang mengontrol aplikasi misi kritis bisa mendapatkan keuntungan dari memiliki sebuah generator tersedia sebagai sumber daya yang handal.

Alternator Genset

Alternator adalah suatu perangkat elektromagnetis yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik dalam bentuk arus bolak-balik.

Alternator Kebanyakan menggunakan medan magnet berputar dengan armature stasioner tapi kadang-kadang, sebuah dinamo berputar digunakan dengan medan magnet stasioner, atau alternator linier digunakan.

Pada prinsipnya, setiap generator AC listrik dapat disebut alternator, tetapi biasanya istilah ini mengacu pada mesin berputar kecil didorong oleh otomotif dan mesin pembakaran internal. Sebuah alternator yang menggunakan magnet permanen untuk medan magnet yang disebut magneto a. Alternator di pembangkit listrik didorong oleh turbin uap disebut turbo-alternator.

Kapasitas Genset

Di pasaran tersedia Generator dengan range kapasitas yang besar, satu phase atau tiga phase, dan juga jenis kebutuhan bahan bakarnya. Generator sampai dengan kapasitas 20 KW biasanya banyak diperuntukkan bagi perumahan dan. Sedangkan untuk industri biasanya dibutuhkan kapasitas dari 50 KW sampai dengan 3 MW. Portable Genset biasanya disiapkan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri kecil, sedangkan untuk bisnis, data center, gedung, dan aplikasi industri dibutuhkan kapasitas besar dan penempatan yang tetap.

Ketahui Requirement Anda: Anda dapat melakukannya dengan panduan berikut:

Menentukan Starting dan Running Daya: Ini adalah hal yang paling krusial. Normalnya Anda dapat menemukannya pada plate atau dibuku manual dari masing-masing peralatan tersebut.

Ampere-Watt Konversion: Anda mungkin sering melihat kebutuhan power dari suatu peralatan tertentu ditulis dalam Ampere. Untuk merubah besaran Ampere tersebut kedalam Watt, berikut adalah panduang sederhananya:

Untuk Beban Resistive : Daya = Ampere x Volt

Untuk Beban Reaktive: Daya = Ampere x Volt x Load Factor (Umumnya besar Load Factor = 0,8)

Pemakaian Bahan bakar

Di Indonesia kebutuhan Energi untuk menggerakan roda ekonomi seperti Industri dan Transportasi  masih tergantung pada bahan bakar selain Batu Bara, Listrik dan PLTN yakni turunan dari Minyak Bumi berupa Solar, Mesin-mesin Industri dan Transportasi yang menggunakan Solar sangat dominan karena bahan bakar Solar itu sendiri terhadap jenis mesin yang menggunakan Solar memiliki kinerja dan kekuatan atau tenaga yang timbul sangat baik dan bagus dibandingkan dengan mesin dengan konsumsi bensin berikut adalah cara cepat mengetahui berapa konsumsi solar untuk Generator Set (Genset) yang anda miliki tanpa perlu melihat flow meter per jamnya sebagai berikut :

k = 0.21 (faktor ketetapan konsumsi solar per kilowatt per jam)

P =  Daya Genset  (KVA=KiloVoltAmpere)

t = waktu ( jam)

Rumus : 0.21 x P x t

Misalkan : Daya Genset X adalah 100KVA, dilakukan pemanasan selama  1 jam, Berapa solar yang dibutuhkan per jam    nya?

Jawabannya adalah : 0.21  x 100  x 1 = 21

Adalah 21 liter perjam solar yang dikonsumsi Genset X

Kapasitas daya

Power Factor (Faktor Daya) yang juga selalu ditulis sebagai cos Ø, merupakan bagian yang cukup penting dalam pengoperasian suatu Generator Listrik. Karena menurunnya faktor daya (cos Ø) akan berakibat turunnya efisiensi pembangkit dalam menampung beban kerja serta akan memperbesar kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem pembangkit atau sistem beban listrik, sehingga perlu adanya usaha untuk memperbaiki faktor daya tersebut.

Untuk kepentingan perbaikan faktor kerja ini, diperlukan pemasangan beberapa unit kapasitor yang dihubungkan secara paralel terhadap sistem pembangkit listrik ayng kita kenal sebagai Capacitor Bank dan dilengkapi dengan Power Factor Automatic Regulator (pengatur otomatis kerja Capacitor) dan berfungsi memperbaiki faktor daya pembangkit melalui pengoperasian secara automatis unit-unit kapasitor berdasarkan besar/kecilnya beban kerja pembangkit (daya reaktif).

Jasa Sewa Genset

Kebutuhan akan listrik yang besar, terutama untuk backup listrik perusahaan, maupun untuk acara-acara seperti pernikahan, maka dibutuhkan jasa sewa genset, dimana jasa rental genset ini memegang peranan sangat penting dalam membantu kelancaran operasional perusahaan maupun jalannya acara.

Bila anda memerlukan bantuan untuk memilih kapasitas genset yang anda perlukan silahkan hubungi kami untuk konsultasi di 081287927544

Pemakaian kapasitas genset sesuai dengan kebutuhan akan menjamin efektifitas biaya dan juga tentunya kelancaran acara anda.